New York (Antara/Anadolu-OANA) – Seorang remaja Suriah dirawat di rumah sakit setelah menghadapi serangan rasis di sekolah menengah tempatnya belajar pekan lalu.

Seyma (15), yang memakai jilbab, dipukul oleh murid lain di toilet Chartier Valley High School di Pittsburgh, Pennsylvania, pada Jumat (14/12), kata seorang warga negara Turki yang tak ingin disebutkan jatidirinya.

Remaja putri tersebut pingsan setelah serangan itu dan harus segera dibawa ke rumah sakit.

Tersangka penyerangnya adalah bagian dari satu kelompok murid yang merokok di toilet, kata Kantor Berita Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam. Mereka berlaku kasar terhadap Seyma dan menyuruhnya meninggalkan tempat itu. Ketika Seyma menolak, mereka mendorong remaja putri tersebut ke tanah dan memukulnya.

Murid lain itu memberitahu Seyma bahwa ia tentu sudah menghina Seyma dengan menggunakan Bahasa Arab, kalau saja ia bisa berbicara dalam bahasa tersebut.

Peristiwa kekerasan itu direkam oleh beberapa murid lain dengan menggunakan telepon genggam mereka dan mereka menyiarkannya di media sosial.

Video tersebut mendapat dukungan daring untuk mencari keadilan buat korban.

Selain itu, satu petisi juga diajukan dan diperkirakan kasus tersebut akan dibawa ke kantor kejaksaan federal.

Seyma diperkenankan pulang dari rumah sakit pada Ahad larut malam, sedangkan penyerangnya telah diskors dari sekolah itu selama tiga hari.

Keluarga Seyma menyelamatkan diri dari perang saudara di Suriah pada pertengahan 2016 untuk menetap di Pittsburg.

Penyunting: Chaidar Abdullah
(Uu.C003)

(T.C003/B/C003/C003) 18-12-2018 19:24:32

Pewarta:
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Tags: , , , , , , , , , , ,